Mungkin kita semua pernah atau barangkali sudah hafal dengan ayat yang mengatakan bahwa Allah SWT akan mengangkat derajat orang-orang yang berilmu. Salah satunya QS. Al-Mujadilah ayat 11 :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قِيلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوا فِي الْمَجَالِسِ فَافْسَحُوا يَفْسَحِ اللَّهُ لَكُمْ وَإِذَا قِيلَ انْشُزُوا فَانْشُزُوا يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ.
Artinya : Wahai Orang-orang yang beriman, apabila dikatakan kepada kalian “ Luaskanlah tempat duduk “ di dalam Majlis-majlis maka luaskanlah(untuk orang lain), Maka Allah SWT akan meluaskan Untuk kalian, dan apabila dikatakan “berdirilah kalian” maka berdirilah, Allah mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang berilmu beberapa derajat, Allah maha mengetahui atas apa-apa yang kalian kerjakan.
Ketika kita membaca ayat dan terjemahannya seperti diatas, maka seolah-olah itu hanya seperti tulisan-tulisan biasa tak berbekas, termasuk bagaimana diangkatnya derajat orang berilmu, sebagaimana yang kita rasakan dizaman sekarang justru orang yang dihargai dan dianggap punya kedudukan tinggi adalah orang-orang kaya yang mempunyai banyak harta.
tapi bagaimanpun orang yang berilmu memiliki drajat yang lebiih tinggi dalam sebuah lingkungan,
karena tidak mudah bagi seseorang mendapatkan kekayaan harta tanpa adanya ilmu yang mereka miliki,
bahkan dalam kehidupan orang kaya pun akan kehilangan drajatnya ketika mereka jatuh miskin,
dan sebaliknya siappun yang berilmu tak akan pernah kehilangan drajat nya walaupun mereka jatuh dalam kemiskinan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar